H. DIKDING ORANG TERKAYA NO.1
DI KEPULAUAN SAPEKEN
(sebuah Hikmah dari perjalanan
kesuksesan bisnis H.Dikding)

Oleh : Minhadzul Abidin

Mempelajari atau mengambil hikmah dari kesuksesan orang lain dan berniat untuk mengambil hal-hal yang positif (ibroh) dari perjalanan hidup orang tersebut merupakan kecerdasan yang memilki nilai untuk selalu berpikir besar, karena berpikir besar dan memiliki jiwa besar adalah anugerah Tuhan yang tidak terbatas seperti Mu'jizat yang diturunkan kepada Nabi dan Rasul yang diutus oleh Allah SWT, sejatinya Berpikir dan berjiwa besar selau melahirkan manfaat besar dan dosa besar.

dalam perjalanan kesuksesan bisnis H.Dikding penulis hanya menggambarkan (deskriptif) tidak menyajikan data yang sistematis seperti buku biografi, tetapi tulisan ini hanya didasarkan pada kekaguman penulis terhadap kesuksesan dan perjalanan bisinis H. Dikding yang meraih puncak integritas sebagai orang kaya nomor wahid dikepulauan sapeken dan tulisan ini didedikasikan untuk Almarhum H.Dikding sebagai kenangan agar sosok yang telah meorehkan prestasi besar di kepulauan tidak bisa dilupakan begitu saja. mungkin banyak hal yang harus kita pelajari terlepas dari pro kontra beliau selama masih hidup.

Dari kesaksian berbagai sumber dari perjalanan hidup beliau banyak yang mengesankan dalam merintis usahanya beliau benar-benar seorang pengusaha yang ulet, tekun dan berpikir maju, dan sangat produktif. beliau sangat loyalis terhadap usahanya dan bahkan separuh hidupnya di abdikan buat usahanya, terbukanya peluang dan kesempatan kerja melalui tangan dingin beliau, usahanya tidak hanya bergerak dalam perikanan saja tetapi merambah kepada perkapalan, budi daya serta pabrik es dan masih banyak lagi, dan prinsip usahanya adalah jangka panjang seperti pabrik es yang masih dibutuhkan oleh masyarakat dikepulauan sampai sekarang, sehingga kesejahteraan hidup masyarakat sapeken yang kebanyakan Nelayan meningkat.

Menurut sumber tersebut prinsip hidup beliau sangat sederhana semua barang didunia ini dianugerahkan oleh Allah untuk dikelola manusia dengan sebaik-baiknya itulah cara kita mensyukuri nikmat Allah dengan mengelolanya bukan mendiamkannya sehingga tidak berguna. H. dikding juga orang yang sederhana penulis pernah ingat bahwa dandanan beliau sehari-hari tidak mencerminkan pengusaha yang sukses dalam keseharian beliau sering memakai kaus oblong yang sobek dan memakai celana pendek serta pakai sandal jepit tetapi kesederhanan beliau dan supel serta ramah terhadap orang lain menjadikan beliau memiliki wibawa yang sangat besar.

Takur begitu sosok H. Dikding digambarkan, kalau di film India produksi bollywood Takur ini diidentikkan sebagai sosok antogonis yang memiliki kekuasaan dan uang yang banyak yang bisa membeli sebuah kebenaran dan pengadilan Hukum, tetapi Takur dalam konteks H. Dikding tidak hanya bisa digambarkan (over plagiat) dalam film India tersebut mungkin yang digambarkan masyarakat sapeken adalah karena harta kekayan yang dimiliki oleh H. Dikding, tetapi pernah juga dikisahkan bahwa beliau sangat kejam dengan bekerjasama dengan sebagian oknum petugas keamanan untuk menakut-nakuti orang-orang kampung untuk memperlancar usahanya. tetapi tokoh antogonis itu coba diterjemahkan H.Dikding dengan cara pandang kedepan sehingga sejelek-jelek pandangan orang terhadapnya kemudian menghapusnya dengan mendirikan dua masjid yang megah (Masjid baiturrahman dan Masjid Lukmanul hakim) dan satu sekolah madrasah serta naik haji dan Umroh sampai lebih dari satu kali yang diwajibkan agama Islam dan yang lebih fenomenal Beliau juga mengajak orang yang loyalis (setia) terhadap belioau utuk naik haji. sehingga bisa diibaratkan ion negatif melaui pencitran yang yang jahat berganti dengan ion positif melaui pencitraan sebagai seorang dermawan yang tidak hanya sebagai amal biasa tetapi masuk dalam kategori amal jariyah yaitu amal yang tidak terputus sampai hari akhir nanti. masalah ikhlas dan tidak ikhlas yang sering menjadi perdebatan itu adalah hak Allah yang menilai niat seseorang dalam beramal jadilah H.Dikding sebagai Takur yang Sholeh yang ditakuti tetapi memilki perspektif bisnis yan berdasarkan nilai-nilai spritual,

Dalam film SAW 2 dimana tokoh JigSaw yaitu John Khramer selalu mengatakan "Permainan sudah dimulai, Rahasia Hidup ada dalam perjalanan hidup kita sendiri, kita sendirilah yang membuat takdir dalam hidup kita, melanjutkan permainan atau Game Over"begitulah takdir hidup kita selalu mengikuti usaha yang kita lakukan atau takdir adalah jawaban dari usaha kita, jangan terlau memikirkan pendapat orang lain selama hal yang kita lakukan berguna bagi kita sendiri dan orang lain, dalam ekonomi islan djelaskan bahwa dalam muamalah semua dibolehkan kecuali ada ketantuan hukum yang melarangnya (Al ashlu fil muamalati al-hibahah). jiwa besar selalu melahirkan orang yang berpikir besar dan melahirkan manfaat besar dan dosa besar, selamat jalan H. dikding Anda telah menorehkan prestasi hidup yang luar biasa dan akan kami kenang. selamat jalan orang paling kaya di kepulauan sapeken.




'

1 komentar:

RUANG KEBEBASAN BEREKSPRESI..

KATAKAN TIDAK UNTUK KEKERASAN DALAM AGAMA DAN JUSTIFIKASI PEMBENARAN AGAMA